18 July 2019

Game level 4 hari 2

Mengamati Gaya Belajar Anak

12 Juli 2019

Masih belum nemu celah gaya belajar nau secara spesifik teoritis. Karena kinestetik hanya aku lihat dari tingkah laku beliau yang kesana kemari ndak ada selesainya. Untuk soal belajar, belum spesifik -di hari ini-.

Nau loves singing. Dinyanyiin lebih tepatnya. Dia suka minta dinyanyikan sesuatu yang bikin hepi.

Di sisi lain, dia suka sekali belajar hijaiyah sambil lompat-lompat di atas kasur.

Di sisi lainnya lagi, dia menikmati puzzlenya dan fokus dengan tidak terpengaruh ruang sebelah yang lagi nyetel doraemon.

:")

Hari 2 : Gaya Belajar Anak : V ✔️ A ✔️ K ✔️

Game level 4 Hari 1

Mengamati Gaya Belajar Anak

Sungguh sulit sekali aku konsisten dalam menulis pengamatan di level ini 😭 Karena bulan ini adalah bulan untuk nau toilet training, yang pastinya menguras emosi jiwa raga ayah dan ibuk 😭😭😭 hwaaa semangat 💪💪

Hari 1 . 11 Juli 2019

Kami belum tau apa gaya belajar nau. Masih 2tahun euy hehe. Dan yang aku pernah pelajari dari dr.pinan bahwa aku tdk bisa menjudge anak aku kinestetik padahal anak aku masih 1 tahun 2 tahun krna di dunia kedokteran itu bisa ditetapkan ketika anak 4 tahun. Sama halnya dengan menjudge anak kidal, ndak bisa diputuskan ketika anak 1-2 tahun.

Ayah nau adalah pembelajar visual dan mama nau adalah pembelajar kinestetik. Nau? Belum tau, bener-bener belum nemu kunci belajar nya doi haha. Tapiii kalau tanpa memperhatikan poin-poin detil setiap tipe gaya belajar, rasanya pengen nyebut nau itu kinestetik buangeeeet saking aktifnyaaaa dan susah dipegang 😭😆😂

Lets see.

* Hari 1 : Gaya belajar anak : K ✔️

29 June 2019

Game level 3 Hari 10

Mengasah kecerdasan anak - intelektual.

Sudah lama rasanya kami tidak mengajak nau bermain sambil belajar dengan mainan-mainan edukasi. Hari ini kami mengajak nau bermain lego. Kami pernah mengenalkan lego bentuk balok pada umumnya ke nau tapi dia kurang tertarik. Kurang sensitif dengan lego. Tapi kami tahu betul bahwa lego banyak manfaatnya. Saat itu kami berharap kelak nau tertarik lego.

Hari ini kami mengenalkan kembali lego ke nau. Tapi dalam bentuk lain. Lego roket yang hits pada zamannya. Iya lego jadul memang haha.

Masyaa Allaah tabarakallaah. Responnya baiik. Nau tertarik. Entah karena memang sudah waktunya sesuai usia atau karena bentuknya unik atau yang lainnya.

Dan nau mulai memainkannya, mengasah motoriknya dengan menghubungkan keping lego satu dan lainnya. Mengasah sensorinya dengan melakukan sorting color. Masyaa Allaah 😍

27 June 2019

Game level 3 - Hari 9

Hari ini jadwal kami ke kota lain, Banyuwangi, mengunjungi keluarga besar mbah kung disana. Ayahnau pun kelahiran sana. Ini kali pertama nau ke Banyuwangi hihi alhamdulillaah.

Hari ini jadwal kami padat merayap. Berangkat bada Subuh ke stasiun naik kereta. Tiba disana kami langsung makan siang sego tempong khas Banyuwangi dan lanjut main ke rumah teman yang sudah kami anggap saudara. Disana ada anak seusia naura. Beda 1 tahun sepertinya. Lebih tua kakak itu.

Kembali, manajemen emosi nau (dan kami sebagai orangtua) diuji. Waswas sih apakah nau kembali mampu bersosialisasi dengan anak seusianya. Dan masyaa Allaah jauh lebih mudah dibanding dengan kakak sepupunya di rumah yangti. Padahal dengan anak ini, nau sama sekali belum pernah bertemu.

Nau langsung menuju ke ruang mainan sendirian. Justru kakak itu yang mengikuti nau. Lalu tanpa butuh waktu lama, mereka sudah main bersama. Masyaa Allah alhamdulillaah.

******

Sorenya, kami ke Rumah Apung melihat Baby Shark di penangkaran tengah laut. Lagi-lagi nau mengalami pengalaman pertama dalam hidupnya. Sore itu nau pertama kalinya naik kapal. Ayey!
Sooo, nambahlah kosa kata nau hari ini= kapal. Sembari kami ayah ibunya, bercerita mengenai perjalanan kapal dan apa-apa yang dilihat di sekeliling. Betapa Indonesia indah ini ciptaan Allah dan semoga Nau bisa lurus dalam tauhidnya kepada Allah aamiin :)

Masyaa Allaah tabarakallaah linguistik nau banyak perkembangan ketika mudik ini.

Game level 3 hari 5

Masih tema mudik sambil belajar hehheheh.

Mumpung di kampung halaman, sekalian bermain sambil belajar macem-macem yang bahkan mungkin ndak ditemuin ketika balik Jakarta nanti.

Hari ini nau nambah kosakata baru masyaa Allah alhamdulillaah. Becak.
Dan iya, hari ini juga Nau kali pertama naik becak. Shes sooooooo happyyyyy. Dan bilang "mama mau mama mau mama mau" gitu terus xixixi. Padahal ya cuma 400m paling naik becaknya. Dari depan gang ke toko baju deket rumah haha. Tapi alhamdulillaah sehepi itu.

Sudah sejak hari pertama disini, kami ingin mengenalkan nau pada becak tapi baru sempat hari ini hihi. Selamat bertualang dengan becak, nauuu!

Game level 3 - Hari 8

Puji syukur rumah mbahkung nau punya langgar yang cuma tinggal jalan kaki beberapa langkah aja dari rumah. Langgar atau mushola umum yang nggak begitu besar dan isinya mayoritas keluarga besarnya mbahkung sebagai jamaahnya. Betul-betul kids friendly.

Di rumah jakarta/cile, kami masih sangat takut bawa nau ke masjid karena ukurannya yang luas dan besar, lebih sulit untuk kami mengontrol posisi nau. Pernah, dia tau-tau ngikut kakak-kakak yang mau pulang udah siap mau ke jalan raya hiiii >.<

Salah satu yang kami tunggu di masa mudik ini adalah mengajak nau untuk shalat teraweh bersama, dan nantinya shalat ied bersama di masjid in syaa Allah.

Tahun lalu nau gembira banget di langgar depan rumah ini, tapi dia belum bisa jalan. Mungkin tahun ini dia justru ga berhenti jalan? Hahaha.

********

Alhamdulillaah kali pertama nau dan kakak-kakak diajak ke mushola untuk sholat teraweh. Nau sudah punya mukena sejak tahun lalu dan sudah kami kenalkan dengan mukena. Sholatpun sedikit banyak dia sudah tau bagaimana gerakannya.
Hari ini nau sholat di samping mama sambil ikutin gerakan sampai berdoa walaupun sangat jauh dari sempurna tapi in syaa Allah terus belajar yaaa.

Game level 3 hari 6 & 7

Seminggu sebelum mudik, kami sudah menyiapkan amunisi untuk nau. Amunisinya ya pospak, ya mainan, ya makanan, yang sekiranya susah ditemui atau mahal disana hehehe.

Nah soal mainan, sebagai ibuk-ibuk penjual mainan edukatif, ku juga gakmau waktunya nau sia-sia dalam mainan yang sekali pake rusak buang haha. Jadi kami siapin beberapa mainan edukatif untuk nau main di rumah yangti.

Salah satunya bahan main cocok warna. Nau hari ini main ini bareng kakak sepupunya. Soal main bareng mereka udah cocok alhamdulillaah. Namun soal kemampuan, awalnya sama-sama belum mampu walaupun kakaknau usianya 3.5th. Mungkin karena baru lihat, hal baru bagi mereka.

Sama-sama bingung ini ditaruh mana, kancing ini warnanya di sebelah mana, hehe. Yuk ah belajar lagi besok yaa nau dan kakak hasnaa!

*******

Kyaaaa masyaa Allah tabarakallah setelah kemarin seharian mainan beginian terus, hari ini kemajuan positif untuk nau dan kakaknya :)) Kakaknya sudah mulai menguasai panggung dengan mudahnya, sementara nau masih 40/100 skornya hehe. Yuk belajar lagi naauu 😍