25 November 2013

halal corner.


Inspirasi Iman TVRI semalem menarik. Topiknya mengenai halal. Salah satu narsum nya Teh Aisyah pencetus @halalcorner dan penulis buku halal is my way. Soon punya bukunya insyaAllah.
Aku jadi inget pernah ikut pelatihan PLASMA-nya Himitepa. Sejenis pelatihan manajemen halal gitu, narsumnya dari LPPOM MUI. Sangat sangat sangat bermanfaat. Mahal mah tidak ada apa2nya dibandingkan dengan ilmu yang didapet.
Mengetahui dimana titik kritis suatu produk pangan dilihat dari proses produksinya, bahkan tidak hanya saat di dalam pabrik tapi dari nol saat masih di laut kah, ladang kah. Luas sekali cakupan kehalalan ini. Mungkin berat menurut sebagian industri apalagi UKM. Tapi toh ga sedikit kok sekarang yang udah mencantumkan logo halal. Masyarakat Indonesia udah sangat pinter dan jeli seputar halal. Nggak cuma seputar pangan, dari pelatihan tsb aku juga bisa membedakan mana kulit babi atau bukan. Benda di sekitar kita apalagi ciwi-ciwi nih. Merhatiin gak sih dompet, sarung hp, sepatu, iket pinggang, tas, terbuat dari kulit apa? :))
Mengingat pertanyaan2 bagus dari acara TV tadi malam diantaranya, bahkan air minum, air mineral, air putih, whatever deh kita nyebutnya. Itu halal ga? Halal (seharusnya). Karena ternyata air itu jelas ada proses penyaringan supaya jernih. Filter yang digunakan tsb adalah karbon/arang aktif yang mostly berasal dari tulang hewan. Hewan apa? :))
Wallahualam kalau memang kita tidak tau, sudah terlanjur, atau pun untuk lingkup pengobatan. InsyaAllah selalu terbuka pintu ampunan untuk kita. Tapi, selama kita masih sanggup. Selalu-lah cari tahu. Jadilah pejuang halal. Aku pribadi sangat bangga dan bersyukur karena menjadi wanita jebolan Teknologi Pangan IPB yang InsyaAllah kelak akan mengurus dapur rumah tangga, menetapkan makanan keluarga. Jelas harus sangat2 aku mendalami pengetahuan kehalalan ini. InsyaAllah calon ibu yang memahami makanan dari sisi teknologi, bahaya, kesehatan, nutrisi, dan kehalalan. Aamiin.

:110513

0 comments:

Post a Comment