25 November 2013

Rasakanlah.

Khusyu’nya ibadah bukanlah jalan bagi para pengejar kenikmatan ruhani, hingga harus mengulang-ulang takbiratul ihram sampai sang imam ruku’. Bukan jalan para penikmat kelaparan yang ketakutan berkumur saat puasa tapi diam melihat kezaliman. Juga bukan jalan para penikmat Kakbah yang kecanduan berhaji sementara fakir miskin terlalu lelah mengetuk pintu rumahnya yang selalu terkunci.

Larilah hanya menujuNya. Meloncatlah hanya ke pelukNya. Walau duri merantaskan kaki. Walau kerikil mencacah telapak. Sampai engkau lelah. Sampai engkau payah. Sampai keringat dan darah tumpah. Rasakanlah. Kekhusyu’an akan datang saat kau rasakan puncak kelemahan diri di hadapan Yang Maha Kuat. Lalu kaupun pasrah, berserah. Saat itulah engkau mungkin melihatNya dan Dia pasti melihatmu.Rasakanlah.

:030913

0 comments:

Post a Comment