28 August 2014

Kamu seperti Yogyakarta, Istimewa :)

Bukan.
Ini bukan tentang Bali.
Ini bukan tentang Lombok.
Ini bukan tentang pulau-pulau kecil yang luarbiasa menyejukkan mata.

Ini hanya sebuah daerah yang istimewa.
Yogyakarta.

Suatu anugerah terdapat darah Yogyakarta mengalir di tubuhku. Apa yang tidak ada di Yogyakarta? Rasanya apapun yang aku inginkan semua tersaji disini. Yogyakarta cantik dengan segala wisata alamnya. Yogyakarta cerdas dengan pelajarnya. Yogyakarta tentram dengan segala paguyubannya. Yogyakarta nyentrik dengan segala wisata budayanya. Pantas, dijuluki Daerah Istimewa.

Daerah yang mungkin tidak istimewa untuk sebagian besar masyarakat. Namun Daerah Istimewa untuk-ku. Rasanya tak sabar menghabiskan waktu hidup di Yogyakarta. Langsung aku mengangguk setuju saat orangtua 'mengajak' hijrah ke Yogyakarta setelah ayah pensiun dan adik selesai SMA.

Bukan hanya karena makanan murah dan lezatnya yang melimpah. Bukan hanya karena lampu-lampu malam jalanan yang hangat. Bukan hanya karena alamnya yang memesona. Bukan. Rasanya semua itu tidak ada yang mewakili rasa cintaku.

Kata mereka, jangan jatuh cinta di Yogyakarta.
Haha aku tidak jatuh cinta di Yogyakarta.
Aku jatuh cinta pada Yogyakarta.
Dan aku pikir, tidak ada alasan untuk tidak jatuh cinta pada Yogyakarta.




0 comments:

Post a Comment