20 May 2015

Traveler cantik ndak boleh ribet ;)

Untuk urusan traveling, memang kaum wanita bisa jadi orang yang luar biasa deh. Karena kemampuannya sangat detail dalam berkemas, membuat apa-apa barang di rumah rasanya mau dibawa ya hehe. Aku mau share sedikit poin-poin tips untuk traveling supaya cewek-cewek ndak dibilang ribet waktu "light traveling" hehe ;)

Sumber: www.hijapedia.com

1. Gunakan daypack yang enak.
Enak disini dalam artian muat banyak, punya kantung botol minum di kanan kiri tas, punya penahan beban pundak (daypack yang baik adalah yang berat saat dijinjing namun ringan saat digendong), punya banyak kantung dengan retsleting yang artinya akan punya lebih banyak ruang untuk perkakas non pakaian, dan bisa ditutup dengan cover bag supaya ndak kena hujan. Dari kesemuanya, yang terpenting adalah cek selalu jahitannya, harus kuat, jangan jalan-jalan dengan tas yang mau jebol jahitannyaa yaaa!

2. Kemasi pakaian dengan pintar.
Pakaian mungkin akan jadi items yang sangat menghabiskan banyak ruang di dalam daypack / keril mu. Tips mengemasi pakaian dapat dilihat disini . Cara ini cukup ampuh untuk menghemat ruang dalam ransel dan juga tidak membuat pakaian lecek dan berantakan saat dikeluarkan dari ransel.

3. Tidak perlu bawa handuk (besar dan berat).
Aku merupakan orang yang jarang membawa handuk saat bepergian ke luar kota. Bukan karena aku selalu menetap di hotel yang menyediakan handuk, bukan. Tapi aku lebih memilih untuk membawa kain bali. Iya kain pantai yang bermotif itu :3 Selain sangat ringan, mudah dikemas dan tidak menghabiskan banyak ruang, kain bali lebih cepat menyerap air, selain itu kain bali sangat cepat keringnya, tidak seperti handuk tebal yang akan tetap basah saat dibawa perjalanan pulang. Handuk basah selain akan membuat isi tas bau apek, juga akan membuat bawaan lebih berat karena ada air yang terjebak di dalamnya. Hehe kalo bagi teman-teman yang belum biasa, monggo bisa tetap bawa handuk tapi handuk wajah gitu aja sih rekomendasiku. Pokoknya ukurannya yang kecil.

4. Bawa kain yang serbaguna.
Misalnya kain bali yang ku sebutkan tadi. Selain bisa jadi penutup saat destinasimu ke pantai, bisa sebagai handuk, bisa sebagai selimut, penutup mata saat tidur, dan lain-lain. Jika tidak ada kain bali, teman-teman dapat menggunakan sarung sebagai si -kain serbaguna- ini. Hihi.

5. Taruh novel dan buku bacaanmu di rumah.
Percayalah, menikmati liburan di daerah tujuanmu lebih asik jika dihabiskan dengan keluar bercengkrama dengan lingkungan, ketimbang duduk membaca.

6. Bawa satu tas kecil slempang.
Tas ini bisa berisi uang secukupnya, identitas pribadi, obat pribadi yang penting, kamera, handphone, hand sanitizer, tisu, lipbalm, masker, dan sunglasses.

7. Bawa charger untuk gadgetmu dan jangan lupa bawa T.
Charger dan T bisa juga dimasukkan ke tas kecil slempang. T listrik dibawa untuk mengantisipasi keterbatasan jumlah saklar listrik di lokasi traveling. Charger gadget jangan lupa bawa sendiri yaa, termasuk teman-teman yang hobi bawa power bank, dibawa juga. Jangan sampai minjem-minjem untuk urusan pribadi yang satu ini, apalagi kalo kita adalah pribadi yang gadget freak dengan batere gadget cepet abis, jangan minjem yaa :)

8. Berani bilang tidak untuk titipan oleh-oleh yang merepotkan.
Hehe ini terdengar kejam ya. Tapi urusan yang satu ini biasanya cukup mengganggu aktivitas liburan kita. Untuk orang terdekat, keluarga, bahkan mereka yang biasanya ndak minta, justru sudah kita siapkan oleh-oleh. Tapi untuk mereka kaum yang dengan mudahnya minta oleh-oleh ini harus bisa kita hadapi. Sekali lagi, light traveling atau biasa disebut backpackeran, biasanya ya budget minim kan. Biasanya aku memang tidak memprioritaskan urusan oleh-oleh. Sempat ya dicari yang tidak menghabiskan banyak ruang di tas dan yang tidak mahal, kalau tidak sempat ya ndak maksa. Aku pribadi bukan tipe orang yang suka 'nagih' oleh-oleh berbentung barang yang butuh materi dan merepotkan. Aku lebih sering menagih dengan cara "Jangan lupa foto-foto yang banyak yaaa nanti aku liaaat" atau "Jangan lupa nanti cerita-cerita gimana disanaaa" :))

9. Bawa barang penting yang nampak ndak penting.
Misalnya, obat pribadi. Jangan sampai kita menjadi travelpartner yang merepotkan utk teman-teman kita. Kemudian payung. Ini biasanya aku bawa di sisi sebelah daypack. Di sisi satunya biasanya botol air minum.

10. Bawa toiletries minimalis.
Aku suka mengakali kebutuhan ini dengan membaginya bersama travelpartner untuk toiletries yang sifanya tidak pribadi. Misalkan aku bagian membawa odol dan sampo, sementara temanku sabun cair, sabun muka. Hal ini tidak berlaku untuk obat sabun pribadi dan sikat gigi. Toiletries yang dibawa juga harus yang ukurannya mini. Odol mini, sabun mini, dan sampo sachete. Hehe.

11. Ini penting tapi suka disepelekan. Tidur cukup!
Biasanya karena excited ingin liburan, maka suka ndak bisa tidur sampai hari H tiba. Ini bahaya banget. Selain dari sisi kesehatan, tapi juga bisa berakibat fatal ke liburanmu. Aku pernah merasakannya. Kehidupan sebelum liburan yang luarbiasa capek, membuat aku tertidur lama saat aku berada dalam rangkaian travel liburan. Sayang sekali rasanya. Disaat teman-teman haha-hihi menikmati barbeque di pinggir pantai :'(

Yuk ah! Ambil ranselmu, lekas berkemas! Indonesia indah! *love*

0 comments:

Post a Comment