24 February 2019

Bersiap menuju Kelas Bunda Sayang

Lho, jadi kemarin-kemarin seminggu ini tuh ngerjain macem-macem tapi belum masuk kelas? Iya belum karena kami sedang dalam masa pra-bunsay. Persiapan ketika kelak masuk ke kelas bunsay yang sesungguhnya. IIP regional Bogor untuk sesi sekarang berharap mahasiswinya adalah mahasiswi-mahasiswi pilihan. Adalah mereka yang memang sudah siap betul dengan konsisten dan komitmennya untuk mengikuti perkuliahan. Bagaimana tidak kami dituntut dengan -kokom, sebutan untuk dua poin penting ini- ? Karena perkuliahan tidak sebentar, tidak sehari duahari, melainkan 12 bulan penuh. Tentu pasti bukan hal yang mudah. Untuk itu kami ditempa dengan 4 tugas sederhana tapi sangat penting demi mengupgrade ilmu kami sebagai istri dan ibu di rumah. 4 tugas yang wajib dikerjakan selama 1 pekan. Sekali lagi, terdengar mudah tapi sungguh, kami para ibu dan istri ini berusaha menjalankan tugas ini diantara seabrek tugas domestik dan publik yang menggunung dengan kokom yang kami miliki.

Untuk aku pribadi, aku mendapat ilmu baru seperti penggunaan google classroom. Ternyata cara ini sudah digunakan di matrikulasi batch2 akhir. Sementa
ra aku yang merupakan batch agak awal, masih menggunakan google form sederhana. Ilmu baru, teknologi baru, yang aku dapat di IIP. Kalau bukan dari IIP, ibuk-ibuk sepertiku yang sehari-hari hanya berkutat di suami anak dan dapur sungguh merasa bangga bisa memiliki tambahan ilmu sebagaimana ibuk-ibuk pintar kantoran di luar sana. Masyaa Allaah.

Selama satu pekan ini, segala bentuk pembekalan dari materi, tantangan, sharing dari Mbak Ninis yang masyaa Allaah menginspirasi hidupnya, sharing manajemen gadget, dan tentunya segala support dari TNC Ibuk Tika. Terimakasih kepada jajaran pengurus IP Bogor atas segala lelah waktu dan energi yang dikeluarkan hanya untuk meyakinkan kami bahwa kami bisa dan harus bisa melanjutkan ke kelas Bunda Sayang.

Apapun hasilnya, manut kersanipun Gusti Allaah. Semoga aku bisa bergabung bersama ibuk-ibuk profesional lain di Kelas Bunda Sayang batch 5 dan Allah mudahkan aku ketika memang Allah mengizikan aku menjadi mahasiswi di dalamnya. Aamiin.

0 comments:

Post a Comment