3 December 2019

Cerdas finansial - 7

Soal rejeki. Aku belajar dari naura. Bukan naura belajar dari aku.

Naura banyak disayang orang. Bahkan mereka yang belum pernah bertemu langsung. Mereka sayang sama naura dengan segala macam bentuk perhatian yang berbeda-beda. Mengirimkan doa. Mengirimkan pesan kabar. Hingga mengirimkan materi berupa buku, mainan, sampai makanan.

Masyaa Allah.

Aku. Orangtua yang kufur nikmat. Jauh dari rasa syukur. Yang membiarkan syaitan berjogetan di diri karena merasa tidak cukup. Membuat diri ini terus dibayangi ketakutan akan rizki. Bukan rizki ku. Tapi rizki naura. Khawatir akan pendidikan formalnya. Khawatir akan masa depannya.

Padahal. Sungguh urusan ku bukan itu. Bukan. Urusanku bagaimana bisa menjadi sebaik-baik manusia. Sebaik-baik ibu untuk naura. Bagaimana naura bisa dididik mencintai Allah. Menjadi agen Islam di bumi ini. Sungguh rizki bukan urusanku. Karena setiap anak terlahir sudah lengkap dengan rizkinya. Sungguh itu kepunyaan Allah Yang Maha Kaya.

0 comments:

Post a Comment