4 February 2020

Mendongeng - hari 8

Keajaiban Ikhlas

Buku ini menceritakan kisah harian yang hampir sering terjadi di nau. Jdi buku ini ngena banget di naura karena dia merasa kejadiannya dekat dengan hidupnya.

Seorang anak laki-laki yang sedih kehilangan salah satu baju kesayangannya dan menolak memakai baju yang lain. Nangis sampai sulit sekali dihentikan. Ibu sudah menyimpan stok sabar kok rasanya mau habis saja hehe. Sampai ibu mengajak kakak menuju tingkatan ilmu paling tinggi yaitu ilmu ikhlas. Ikhlas dengan qadarAllah. Ikhlas dengan segala kehilangan yang sudah digariskan Allaah. Ikhlas bahwa semua tidak terjadi begitu saja tapi terjadi atas izin Allaah. Memang sudah waktunya baju menghilang. Pelan-pelan ibu menceritakan kakak mengenai ilmu ikhlas ini sampai akhirnya kakak nampak memahami walau masih sangat bersedih.

Kehilangan baju kesayangan bukanlah hal sepele untuk seorang anak-anak seusianya. Dan sungguh kita orang dewasa hampir tidak habis akal harus memakluminya.

Nau belajar bahwa keikhlasan itu ada atas semua takdir Allaah. Berlapangdada menerima apa yang sudah digariskan Allaah. Ikhlas itu buahnya baik. Ada hadiah dari Allaah dari sebuah keikhlasan. Seperti dibuku ini yang mengisahkan si kakak di pekan berikutnya kedatangan pamannya yang selama ini merantau di negeri seberang. Anak-anak diberikannya oleh-oleh. Kakak membuka oleh-oleh bagiannya dan terkejut gembira bahwa hadiahnya hampir persis dengan bajunya yang hilang. Gambarnya sama persis. Hanya berbeda warna. Kakak senang sekali dan meyakini bahwa Allaah Maha Baik. Bahwa Allaah mengganti dengan yang lebih baik jika kita bisa memahami dan mempraktikkan ilmu ikhlas.

0 comments:

Post a comment